Gejala Alergi

Gejala alergi yang dapat berpotensi memicu terjadinya penyakit lain dari yang kronis sampai yang asma hingga yang dapat berakibat fatal seperti syok anaflaksis atau Steven Jhonson Syndrome yang timbul akibat alergi pada obat. Bila anda atau keluarga mengalami alergi kulit segera kunjungi dokter untuk membantu Mengatasi penyakit alergi kulit. Bila memungkinkan dapat mengunjungi dokter spesialis alergi imunologi. Dokter akan menanyakan berbagai hal terkait timbulnya reaksi alergi, memeriksa kondisi anda dan bila dianggap perlu akan dilakukan suatu tindakan untuk membantu mengatasi keluhan anda. Dokter spesialis alergiimunologi mungkin akan menganjurkan anda untuk melakukan tes alergi, untuk mengetahui penyebabnya.

Antihistamin merupakan obat gejala alergi kulit yang umumnya di resep kan dalam pengobatan alergi untuk mengurangi peradangan yang terjadi dengan cara mengurangi atau menghambat histamin melekat pada reseptornya. Obat golongan kortikosteroid diberikan sebagai anti alergen pada serangan akut atau parah. Pemberian obat tersebut dibawah pengawasan dokter.

Beberapa nutrisi yang dapat membantu mengatasi alergi kulit adalah :

  • Vitamin C mempunyai manfaat antihistamin alami sehingga seringkali dikonsumsi untuk membantu mengatasi alergi.
  • Bromelain (enzim dari nanas) juga efektid, dalam mengurnagi peradangan, membantu mengatasi antigen yang masuk ke dalam tubuh.
  • Supelemen enzim pencernaan (Digestive Enzymes) dapat efektif untuk alergi makanan dengan meningkatkan pencernaan dan mengurangi penyerapan pemicu alergi, protein (antigen) dalam makanan yang tidak dicerna dengan sempurna.
  • Konsumsi Quercetin (biofavonoid) secara teratur dapat membentuk kekebalan yang kuat untuk menghadapi alergen sehingga tidak menimbulkan reaksi alergi yang berat. Quercetin akan menguatkan sel membran dari sel mast sehingga sel mast menjadi kurang reaktif terhadap antigen (alergen) dan menurunkan kemampuannya untuk melepaskan histamin.
  • Sebagian meyakini Lactobacillus acidophilus dapat membantu mengatasi alergi kulit terutama akibat makanan.
  • CoQ10 membantu meredakan alergi. Pada penderita alergi yang berat umumnya mempunyai kadar CoQ10 yang rendah dalam darahnya.
  • Beberapa herbal dan makanan lainnya yang diyakini dapat membantu adalah Reishi Mushroom, Wheat grass, cat’s claw, Ginkgo Biloba (mengahmabt aktifitas esofinilo), flax sees oil.

 Beberapa gejala alergi

  • Alergi Pada Hidung

Gejala alergi yang terjadi pada hidung hampir sama dengan gejala flu. Beberapa gejala yang mungkin sama antara gejala alergi dan gejala flu seperti hidung mampet, bersin-bersin, dan hidung yang terus berair. Namun mungkin ada beberapa perbedaan yang mungkin dapat membedakan gejala tersebut. Gejala yang membedakan seperti deman yang terjadi pada flu lebih sering dibanding alergi serta durasi yang dialami pada flu sekitar 7 hingga 10 hari sedangkan pada alergi terus menetap sampai dilakukan pengobatan. Gatal pada hidung saat menderita flu tidak terlalu sering, berbeda dengan alergi yang teris merasaakan gatel pada hidung. Yang paling membedakan adalah rasa nyeri pada tenggorokan yang tidak dirasakan pada penderita alergi namun dirasakan sering pada penderita flu.

  • Gejala Alergi Pada Makanan

Alergi pada makanan yang disebut dengan alergi laktosa yaitu alergi yang disebabkan dari produk susu seperti keju danh yogurt. Gejala yang ditimbulkan antara lain sakit perut dan diare. Kentut, kram, dan kembung yang diakibatkan dari adanya gas yang terbentuk dalam tubuh kita karena alergi terhadap makanan seperti kacang atau yang terbuat dari kacang. Ketika tubuh tak mampu untuk mencerna protein yang terlalu kompleks dalam makanan yang menyebabkan alergi maka tubuh akan merespon dengan gejala alergi yang cukup berat seperti mual, muntah, diare, dan lainnya.

Semua gejala yang muncul akibat alergi terhadap makanan dapat muncul dalam waktu beberapa menit hingga satu jam setelah mengkonsumsi makanan. Ketika makanan masuk ke sistem pencernaan dan tak berhasil untuk dicerna dengan baik maka zat alergen akan masuk dalam aliran darah dan ketika aliran darah sampai kekulit akan menimbulkan rasa gatal sebagai gejalanya.

  • Gejala Alergi Pada Antibiotik

Obat antibiotik yang sebagian atau seluruhnya terbuat dari bakteri dan jamur yang menyebabkan gangguan fungsi dan sistem kekebalan tubuh gagal untuk melawannya. Antibiotik dapat membantu membunuh bakteri atau menghambat pertumbuhan bakteri yang ada dalam tubuh kita. Untuk cacatan bahwa antibiotik hanya dapat mengurangi infeksi yang disebabkan oleh bakteri bukan oleh virus yang padat menimbulkan flu. Ketika tubuh mengalami reaksi yang tidak diinginkan terhadap antibiotik meski telah digunakan dengan hati-hati tetap akan menyebabkan gejala alergi pada diri anda.

Gejala alergi yang terjadi dalam tubuh dapat dibedakan dari mana alergi tersebut terjadi. Beberapa bagian tubuh yang sering dipengaruhi oleh alergi yang ada:

– Gejala yang terjadi pada saluran pernafasan seperti batuk, pikek, hidung tersumbat, sesak nafas, mengi suara, bersin, mimisa, sakit telinga, kemerahan pada telinga, tenggorokan yang gatal, dan suara yang serak.

– Gejala yang terjadi pada saluran pencernaan seperti nyeri pada perut, diare, sulit buang air besar, kembung, dan sering kentut.

– Gejala yang terjadi pada kulit seperti gatal-gatal, kulit yang merah dengan bintik-bintik, kulit menebal, eksim, kulit yang berubah menjadi kebiruan/hitam, dan bibir yang membengkak.

– Gejala yang terjadi pada mata seperti mata gatal, mata merah, mata berair, mata belekan, warma kehitaman yang terjadi dibawah mata, serta mata bintitan.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Alergi Membantu Meredakan Gejala Alergi Kulit, Alergi Dingin, Alergi Makanan & Alergi Debu, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Alergi Kulit and tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *