Mengatasi Alergi

Alergi dapat menyerang siapa saja baik itu balita, anak-anak maupun orang dewasa. Alergi timbul kapan saja dengan berbagai macam gejala pada tubuh penderita. Penyakit alergi lebih sering mengenai kulit yang memberikan gejala merah-merah seperti biduran. Pada saluran napas atas dengan gejala bersin, hidung tersumbat, ingusan dan pada saluran napasa bawah dengan gejala batuk menahun berulang sampai sesak napas (asma).

Meskipun alergi dapat menyerang semua usia tetapi gejala alergi lebih sering menyerang anak-anak  dengan penyebab antara lain seperti makanan, debu rumah, bulu hewan.

Mencegah dan mengobati susu & alergi makanan pada anak

  1. Berikan ASI ekslusif pada anak usia sampai dengan 6 bulan
  2. Lebih baik mencegah daripada mengobati. Apabila orangtua mencurigai salah satu makanan sebagai penyebab alergi pada anak, maka cobalah untuk tidak membersihkan makanan tersebut kepada anak.
  3. Apabila dalam keluarga memang sudah memiliki riwayat alergi seperti asma, maka sebaiknya orang tua menghindari pemberian makanan yang paling sering menyebabkan alergi makanan seperti telur, kacang-kacagan, seafood, dan susu sapi murni sampai usianya satu tahun.
  4. Apabila alergi sudah terjadi sebaiknya segera bawa anak ke dokter. Kadang kala dapat terjadi reaksi alergi yang berat yang disebut anafilaksis dan memerlukan penanganan segera karena dapat berakibat fatal.

Mencegah alergi lewat lingkungan :

  1. Jagalah selalu kesehatan tubuh dan lingkungan dari kotoran maupun debu. a). Lantai : jangan menggunakan karpet, lebih baik gunakan lantai keramik atau lantai kayu. Jika ingin menggunakan karpet maka pilih yang berbulu pendek dan sering-seringlah dibersihkan. Tetapi disarankan untuk tidak menggunakan karpet. b). Kamar tidur ; gunakanlah bantal berbahan dakron dan kasur spring bed (bukan kapuk). Sarung bantal dan seprai berbahan katun yang mudah dicuci. Cuci sarung bantal, selimut dan seprai secara teratur menggunakan deterjen dan air hangat. Usahakan dicuci sebersih mungkin tanpa menyisakan deterjen pada bahan tersebut. Usahakan kamar tidur mendapatkan sinar matahari atau kelembapan kurang dari 50, karena tungau debu rumah dan jamur sulit tumbuh didaerah tersebut. c). Kamar mandi ?: hindari timbulnya jamur dengan membersihkan tirai mandi seruti mungkin. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi diruangan tersebut. Keringkan area yang lembab diruangan tersebut. d). Dapur : mudah timbul jamur karena suasana lembab. Bersihkan tirai mandi serutin mungkin. Gunakan ventilasi yang bagus untuk aerasi diruangan tersebut. Keringkan area yang lembab diruangan tersebut. Lemari es harus sering dibersihkan.
  2. Pindahkan pernak pernik, buku, hiasan dinding, maupun barang apa saja yang dapat dijadikan sarang debu.
  3. Bila terjadi alergi karena bulu binatang, jangan biarkan binatang masuk ke dalam ruangan.
  4. HIndarkan kain yang terbuat dari wool atau bahan bulu, permadani atau gorden yang dapat menyimpan debu.
  5. Ganti taplak meja, gorden, sarung, kursi dan peralatan lainnya dengan bahan yang mudah dibersihkan. Batasi hiasan rumah sesedikit mungkin atau pilih yang mudah dibersihkan. Jangan membawa potongan atau rangkaian bunga ke dalam rumah, karena serbuk sarinya dapat mencetuskan alergi.

 

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Obat Alergi Membantu Meredakan Gejala Alergi Kulit, Alergi Dingin, Alergi Makanan & Alergi Debu, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Alergi Kulit and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Mengatasi Alergi

  1. vivi yohani says:

    Apabila alergi tinggi terhadap makanan seafood,telor,ayam,daging,kacang tanah, apa bisa menggunakan obat alergin tersebut? bahan dasarnya terbuat dr apa?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>